Menu

Mode Gelap
Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Meugang Iduladha 1447 H DPW Solidarity Squad Aceh Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA Respons Keluhan Warga, Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli Antisipasi Balap Liar hingga Dini Hari Respons Cepat Bencana, Kapolres Aceh Tengah Terima Penghargaan di Rapim Polda Aceh 2026 Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas

Pendidikan

Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh

badge-check


					Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1.000 Rumah untuk Korban Bencana Aceh Perbesar

Banda Aceh – Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia memberikan bantuan sebanyak 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga Aceh yang menjadi korban bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor. Bantuan ini difokuskan untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, usai mengikuti rapat video konferensi bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) pada Selasa malam, 16 Desember 2025.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Sekda M. Nasir menjelaskan bahwa bantuan 1.000 unit hunian tetap ini merupakan tahap awal dari upaya pemulihan pascabencana.

“Ini merupakan bentuk solidaritas Yayasan Buddha Tzu Chi kepada masyarakat Aceh yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir dan longsor,” kata Sekda Aceh, M. Nasir dalam keterangannya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, merincikan bahwa bantuan 1.000 unit rumah hunian tetap dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia ini akan dialokasikan secara spesifik untuk dua kabupaten yang terdampak parah.

Menurut M. Nasir, dari total 1.000 unit tersebut, sebanyak 722 unit akan diperuntukkan bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Utara. Sementara sisanya sebanyak 278 unit akan dibangun untuk masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di Kabupaten Aceh Tamiang.

Sekda M. Nasir menambahkan bahwa Pemerintah Daerah setempat akan menyediakan lahan yang dialokasikan untuk pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap ini.

Pembangunan 1.000 unit rumah hunian tetap (huntap) ini tidak hanya fokus pada unit rumahnya saja, melainkan juga akan dilengkapi dengan infrastruktur pendukung yang memadai.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan lahan serta fasilitas esensial, termasuk pembangunan jalan menuju kompleks perumahan, penyediaan fasilitas listrik, dan memastikan akses air bersih yang layak bagi para calon penghuni.

Kelengkapan infrastruktur ini diharapkan dapat membantu warga korban bencana untuk segera memulai kehidupan baru yang lebih stabil dan nyaman.

Meskipun 1.000 unit ini adalah tahap pertama, Sekda M. Nasir menyambut gembira sumbangan ini dan mendorong semua pihak untuk mempercepat proses pembangunan dan pengerjaan hunian tetap.

Ia berharap agar warga yang saat ini sangat membutuhkan dapat segera menempati hunian tetap tersebut, sehingga kehidupan mereka bisa pulih lebih cepat.

“Sisanya (kebutuhan huntap) akan dibangun yang bersumber dari APBN atau lembaga untuk kabupaten/kota lainnya,” jelas M. Nasir. []

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh

10 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tarik Tirai, Bupati Aceh Besar Resmikan Program VISUM Masjid Babussalam Lamkunyet

4 Februari 2026 - 23:32 WIB

Plt Kadisdikbud Aceh Besar Buka Manasik Haji Cilik, Tanamkan Nilai Religi Sejak Dini

4 Februari 2026 - 21:27 WIB

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

4 Februari 2026 - 19:50 WIB

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

4 Februari 2026 - 16:42 WIB

Trending di Pendidikan
Verified by MonsterInsights