Menu

Mode Gelap
Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Meugang Iduladha 1447 H DPW Solidarity Squad Aceh Apresiasi Mualem Cabut Pergub JKA Respons Keluhan Warga, Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli Antisipasi Balap Liar hingga Dini Hari Respons Cepat Bencana, Kapolres Aceh Tengah Terima Penghargaan di Rapim Polda Aceh 2026 Speedboat Bawa 23 Migran Tenggelam di Pantai Kuba, 2 Orang Tewas

Pendidikan

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

badge-check


					Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo Perbesar

Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Human Initiative ini akan digunakan untuk membentuk berbagai program penanganan korban banjir di sejumlah wilayah Aceh.

Selain dana tunai, TMT juga memberikan bantuan sandang dan pangan bagi masyarakat terdampak.

Bantuan diserahkan oleh Perwakilan Manajemen TMT Group, Iwan Hermawan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan TMT Group Anggun Fariza, Branch Head Trakindo Aceh Fikri Mukhlis, Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah, serta Vice President Human Initiative Andjar Radite.

Dalam arahannya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mengajak organisasi masyarakat sipil (CSO) dan dunia usaha untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan dampak bencana.

“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk merevisi program CSR-nya, dari kegiatan rutin menjadi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir,” kata M. Nasir.

Sekda juga menjelaskan progres penanganan bencana yang tengah dilakukan Pemerintah Aceh. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah proses pembersihan pascabanjir karena keterbatasan lokasi pembuangan lumpur yang memadai.

Ia menyebutkan jumlah rumah rusak akibat banjir di Aceh mencapai sekitar 145 ribu unit, dengan data yang masih terus bergerak naik turun.

Mengingat bulan Ramadan yang semakin dekat, M. Nasir berharap TMT dan Human Initiative dapat berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Selain itu, ia juga mendorong adanya program cash for work bagi korban banjir yang belum memperoleh bantuan uang harian dari pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.(**)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dana sudah ditransfer, Wagub Aceh Apresiasi Presiden Prabowo atas Bantuan Sapi Meugang bagi Daerah Terdampak Bencana Aceh

10 Februari 2026 - 19:19 WIB

Tarik Tirai, Bupati Aceh Besar Resmikan Program VISUM Masjid Babussalam Lamkunyet

4 Februari 2026 - 23:32 WIB

Plt Kadisdikbud Aceh Besar Buka Manasik Haji Cilik, Tanamkan Nilai Religi Sejak Dini

4 Februari 2026 - 21:27 WIB

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

4 Februari 2026 - 19:50 WIB

Sekda Aceh Hadiri Forum Konsultasi Publik Renduk PRRP Provinsi Aceh

4 Februari 2026 - 16:42 WIB

Trending di Pendidikan
Verified by MonsterInsights